RSS

Menjaga kesehatan Gigi dan Mulut pada ibu hamil

06 Feb

Bagi Anda calon ibu, ataupun calon bapak, alangkah pentingya menjaga kesehatan selama proses kehamilan, termasuk juga kesehatan gigi dan mulut. Karena setiap aspek yang menyangkut kesehatan ibu hamil, pasti berdampak pada kandungan di rahim ibu.

Sudah diketahui bahwa pada ibu hamil terjadi perubahan hormon progesteron dan estrogen, yang berpengaruh pada banyaknya air liur, dan pembengkakan gusi (Gingivitis Gravidarum). untuk itu ibu hamil biasanya sering mengalami morning sick atau kebiasaan muntah-muntah di pagi hari karena mual (berhubungan dengan banyaknyauptake air liur),morning sick bisa menyebabkan erosi email karena sifat air liur yang lebih asam, sehingga resiko terjadinya gigi berlubang (caries) meningkat. Yang kedua adalah radang gusi / gusi bengkak (Gingivitis Gravidarum), penelitian bahwa penyakit gusi ataupun gigi pada ibu hamil, dapat merangsang hormon prostaglandin yang berpengaruh terhadap kinerja otot rahim. dengan adanya hormon prostaglandin yang berlebih memacu kerja dari otot rahim untuk berkontraksi sehingga menyebabkan resiko lahir premateur pada trimester 1 atau ke-2 (usia janin di bawah 28 minggu).

             Selain itu Menurut hasil penelitian dari Journal Of Obstetrics Gynecology, Yiping Han peneliti dari Case Western Reserve University tahun 2010, melaporkan ibu yang gusinya terinfeksi dapat menularkan infeksi pada janin melalui peredaran darah plasenta. Pada kasus yang diteliti ini terbukti kuman Fusobacterium nucleatum yang menginfeksi gusi ibu ditemukan dalam tubuh janin dan mengakibatkan keguguran. Sementara itu North Carolina menemukan fakta bahwa Bakteri Streptococcus mutans yang merupakan penyebab gigi berlubang dapat menyebar ke seluruh tubuh melalui sirkulasi darah, dan selanjutnya dapat mencapai jantung dan menyebabkan gangguan pada jantung ibu hamil. ( kutipan, Intisari 2010 )

           Adapun Tips untuk menjaga Kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil adalah sebagai berikut :

  1. Gunakan sikat gigi yang lembut dan ukuran yang sesuai.
  2. Pada waktu ibu hamil muntah  atau sering mengeluarkan air liur jangan lupa untuk  berkumur, bisa dengan air hangat yang dibubuhi garam. Kumur dengan air hangat juga bermanfaat  untuk membersihkan sisa lemak – lemak pada rongga mulut dan sela gigi
  3. Bila perlu pilih pasta gigi  yang tidak merangsang terjadinya alergi, terutama untuk gusi yang sensitif,  dan yang terpenting juga adalah memilih pasta gigi yang akan membuat kondisi mulut menjadi lebih segar sehingga tidak mudah mual (biasanya selama hamil ibu hamil mudah sekali merasa mual dan muntah).
  4. Lakukan penyikatan gigi secara benar dan gerakan sikat melingkar dengan hati hati di sela – sela gigi. Sikat gigi arah atas ke bawah dan sebaliknya arah bawah ke atas. minimal menggosok gigi 2 kali sehari (sebelum dan setelah tidur, lebih baik jika setiap setelah makan).
  5. Bila ada gangguan  kesehatan pada mulut yang perlu menggunakan obat kumur , sebaikny.a memperhatikan  label pada kemasan  tentang keterangan kontra indikasi untuk ibu hamil . Penggunaan obat kumur terutama untuk mengatasi bakteri penyebab bau mulut  maupun membersihkan keasaman pada rongga mulut bagi ibu hamil perlu berkonsultasi dengan dokter gigi.
  6. Bila mempunyai gigi palsu lakukan perawatan gigi palsu secara  teratur
  7. Konsumsi buah buahan berserat yang banyak mengandung Vitamin C dan Vitamin B12 karena baik untuk gusi.
  8. Penuhi kebutuhan kalsium sesuai dengan anjuran dokter atau bidan, terutama dari sumber zat makanan alami, karena kalsium yang dikonsumsi oleh ibu hamil juga diserap oleh calon calon bayi.
  9. Kurangi konsumsi makanan yang manis dan asam karena jenis makanan seperti itu cenderung bisa menimbulkan masalah kerusakan pada gigi
  10. Apabila sudah terlanjur mengalami masalah gigi selama kehamilan, maka dokter perlu mengambil tindakan untuk menangani masalah ini. Namun, segala tindakan seperti obat pemutih gigi, dan obat-obatan lainnya, penggunaan X ray selama pemeriksaan gigi, sebaiknya dilakukan setelah bayi Anda lahir. Meskipun X ray gigi menggunakan radiasi yang cukup kecil, namun tentunya harus dihindari untuk lebih meminimalisir efek negative yang mungkin timbul pada bayi…
 
Leave a comment

Posted by on February 6, 2012 in Kesehatan

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
NUR AMAL

Just another WordPress.com site

Lembaga Kesehatan Mahasiswa Islam

Just another WordPress.com site

Kohati FKG Unhas

Just another WordPress.com site

KOHATI-MAKTIM

Just another WordPress.com site

Kohati Maktim

Just another WordPress.com site

E L E A N O R

Just another WordPress.com site

Rumah Ide...

Just another WordPress.com site

%d bloggers like this: